Asus Akan Bersaing Ketat Mengandalkan 3 Komponen yang Akan Menjadi Kunci Suksesnya

Persaingan didunia teknologi semakin berkembang dan memanas, semua vendor smartphone berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi yang canggih untuk menarik perhatian konsumen. Tak beda halnya dengan Asus yang baru-baru ini membocorkan rencananya untuk bersaing ketat di pasar ponsel cerdas. Asus pun memberi bocoran tentang tiga hal yang akan menjadi kunci kesuksesan dan optimis dalam persaingan untuk deretan produk baru Asus pafa tahun 2018 ini, tiga hal itu adalah baterai, prosessor, dan kamera selfie. Marketing Manager Asus Indonesia Galip Fu menekankan ketiga spesifikasi itu akan jadi komponen penting dalam ponsel di tiap segmen mereka. "Semuanya akan lebih besar dan lebih baik," kata Galip memberi petunjuk.


Petunjuk tersebut sebenarnya memperkuat portofolio produk mereka setahun belakangan. Penggunaan baterai berdaya raksasa misalnya adalah salah satu yang sudah dipraktikkan oleh Asus. Contoh terbaik adalah ZenFone 4 Pro Max yang rilis pada September 2017 yang tersemat baterai berdaya 5.000 mAh. Berkat kemampuan baterainya, ponsel ini juga bisa disulap menjadi powerbank untuk menyuplai tenaga ponsel lain. Konsep baterai ini yang menurut Galip akan tetap dipertahankan di model-model baru ZenFone. Poin penting berikutnya menurut Galip adalah prosesor.

Dia berkata performa menjadi aspek yang akan tetap dijaga sebagai perusahaan yang bermula dari produsen motherboard. Poin penting terakhir yang menjadi penekanan Asus pada produk barunya nanti adalah kamera selfie. Manuver perusahaan mengikuti selera pasar yang gemar berfoto ria terbukti tepat.  Galip mengatakan pada model ZenFone Selfie dan Selfie Lite ada akuisisi konsumen yang cukup berarti. "ZenFone itu sebelumnya sangat didominasi pengguna pria dengan rasio 80 persen. Namun dengan dua model itu komposisi konsumen perempuan meningkat jadi 65:35," tutur Galip.

Selama 2017, nasib Asus di pasar ponsel cerdas Indonesia kurang beruntung. Laporan pengapalan kuartal ketiga dari IDC Indonesia menunjukkan bahwa Asus terdepak dari daftar lima besar. Vendor asal Taiwan itu harus rela digusur oleh Xiaomi dan Vivo. Galip berkata mereka akan berjuang merebut pasar kembali. Pada Maret nanti, dia juga memastikan bakal ada ponsel baru dari Asus.
Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 ArticleCrown