Waspadai Malware Jahat yang Terdapat Pada Whatsapp

Baru-baru ini ada penelitian yang telah menemukan sebuah software yang merupakan malware trojan di sebuah ponsel andriod. Tidak seperti malware trojan seperti biasanya, malware ini bahkan lebih berbahaya dan dapat bersifat seperti mata-mata pada sebuah aplikasi yaitu Whatsapp. Malware ini bekerja tidak hanya memata-matai namun juga dapat merekam setiap pesan yang terdapat pada chat Whatsapp. Malware trojan ini bernama Skygofree. Seperti yang diketahui sebelumnya, Trojan ini dapat menyamar dan masu ke sistem operasi tertentu seperti aplikasi normal pada umumnya. Namun sebenarnya aplikasi ini sudah disisipi oleh aplikasi jahat.  Malware ini bekerja seperti mata digital. Sebab, ia bisa membaca apa yang tampil dilayar. Aplikasi ini tak berusaha membobol sistem keamanan WhatsApp. 


Alih-alih, ia memanfaatkan fitur 'Accessibility Service' yang ada di ponsel Android. Sehingga, ia bisa membaca apa saya yang tampil di layar. Sehingga, tak hanya pesan WhatsApp yang bisa dibaca, tapi juga berbagi layanan pesan instan lain seperti Skype hingga Facebook Messenger. Selain mengintip pesan di WhatsApp, malware Skygofree masih punya kemampuan menakutkan lain. Ia bisa mencuri rekaman telepon, serta agenda di kalender termasuk lokasi yang menempel di dalamnya. Parahnya lagi, malware ini bisa menyalakan kamera depan secara diam-diam dan mengambil foto. Bahkan, ketika ponsel sedang tidak digunakan dan dikunci. 

Agar bisa mengakses fitur itu, malware harus mendapat izin pengguna. Pengembang lantas mengemas permohonan izin ini dengan permohonan izin yang tampak tak mencurigakan.  "Hal ini menunjukkan kepiawaian (pengembang)," tulis Kaspersky dalam laporannya. "Malware kelas kakap sangat sulit untuk diidentifikasi dan dihadang serta pengembang di balik Skygofree jelas memakainya untuk keuntungan mereka: menciptakan dan mengubah malware itu sebagai alat mata-mata tanpa menimbulkan kecurigaan," ucap analis malware dari Kaspersky, Alexey Firsh, seperti dikutip The Telegraph. WhatsApp sendiri adalah salah satu aplikasi pesan instan yang diklaim aman. Sebab, pesan yang dikirim antar pengguna dilindungi oleh metode kode tertentu atau enkripsi. 

Itu artinya setiap pesan yang dikirim dari ponsel pengirim ke penerima akan sulit dibuka dan dibaca. Pun ketika pesan itu dicuri ditengah jalan. Sebab, pencuri perlu memecahkan kode enkripsi itu terlebih dulu sebelum bisa membaca isi pesan.  Meski baru ditemukan pada 2017, Skygofree ini diperkirakan sudah eksis sejak 2014. Selama tiga tahun, diperkirakan malware ini terus disempurnakan hingga makin canggih seperti saat ini. Trojan ini seringkali disembunyikan pada aplikasi yang mengklaim bisa meningkatkan kecepatan internet. Untuk itu, peneliti keamanan itu lantas menyarankan pengguna untuk berhati-hati terhadap aplikasi Android yang mereka gunakan. 

Untuk memastikan keamanan, hanya unduh aplikasi dari toko resmi. Curigalah pada aplikasi yang typo, jumlah unduhannya sedikit, dan meminta izin pengguna untuk berbagai kegiatan mencurigakan. Gunakan apliaksi keamanan untuk ponsel.
Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 ArticleCrown