Hari Valentine Xiaomi Redmi 5 Dikabarkan Meluncur Di India

Pada waktu lalu Xiaomi dikabarkan akan meluncurkan smartphone tipe terbarunya yaitu Redmi 5 dan Redmi 5 plus. Namun kali ini Xiaomi dikabarkan akan meluncurkan Redmi 5 di India dengan bertepatan dengan hari Valentine pada tanggal 14 februari yang akan datang. MiFans India kabarnya akan disambut dengan peluncuran resmi Redmi 5 di Negeri Bollywood tersebut. Melalui akun Twitter resmi @RedmiIndia, Xiaomi menggoda MiFans India dengan poster berlogo angka lima. Kemungkinan besar angka "5" yang dimaksud tak lain mewakili Redmi 5. Namun, belum diketahui apakah Xiaomi akan sekaligus meluncurkan duo ponsel Redmi 5 dan Redmi 5 Plus di India atau hanya salah satunya saja.


Jika benar terjadi, maka kehadiran Redmi 5 secara global bakal bertepatan dengan perkiraan sebelumnya yang menyebut jadwal sekitar pertengahan Februari. Sebelumnya, pada akhir Januari, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus hadir di Taiwan, wilayah pasar pertama di luar China yang mendapat duo ponsel anyar besutan Xiaomi tersebut. Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dirilis di negara asalnya, China, pada Desember 2017 lalu. Tampil sebagai perangkat entry-level, duo Redmi 5 menyasar pasar low-end. Redmi 5 mengusung layar 5,7 in, sementara Redmi 5 Plus lebih besar dengan ukuran display 6 inci. Layar kedua ponsel memiliki aspect ratio 18:9.

Untuk komponen internal, Redmi 5 memiliki dapur pacu Snapdragon 450, baterai 3.300 mAh, kombinasi RAM dan storage 2 GB/ 16 GB atau 3 GB/ 32 GB, serta kamera belakang 12 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. Jeroan Redmi 5 Plus lebih bertenaga dengan chip Snapdragon 625, baterai 4.000 mAh, kombinasi RAM dan storage 3 GB/  32 GB atau 4 GB/ 64 GB, serta kamera belakang 12 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. Baik Redmi 5 maupun Redmi 5 Plus sama-sama dibekali pemindai sidik jari, fitur dual SIM, 4G VoLTE, dan menjalankan OS Android 7.1.2 nougat dengan antarmuka MIUI 9.

Setelah India, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus diperkirakan bakal segera dipasarkan di Indonesia. Tanda-tanda kehadiran mereka sudah terlihat dari sertifikasi pemenuhan syarat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) oleh kedua ponsel, seperti tertera di laman Kementerian Perindustrian. Pemenuhan TKDN adalah salah satu syarat yang mesti dipenuhi oleh smartphone 4G sebelum bisa dipasarkan di Indonesia. Syarat lainnya adalah lolos tes balai uji Direktorat Jenderal Sumber Daya dan perangkat Pos dan Telematika (Ditjen SDPPI).
Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 ArticleCrown