Ini Dia Ponsel Jadul yang Saat Ini Dijual Mahal

Pada masanya ponsel ini berjaya dan menjadi hal yang mewah bagi pemiliknya. Namun meskipun demikian bagi beberapa orang ponsel pun kerap dianggap sebagai sebuah perangkat yang hanya digunakan sekali. Karena seiring berjalannya waktu perubahan teknologi membuat ponsel menjadi salah satu perangkat yang ketinggalan zaman, sehingga sering kali dipensiunkan dan tidak digunakan lagi. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk tujuh jenis ponsel klasik ini. Sebab, meski ponsel tersebut terbilang ketinggalan zaman, banyak kolektor yang memburu mereka. Alih-alih mengalami penurunan, ketujuh ponsel justru berbanderol mahal, bahkan lebih tinggi dibandingkan harga aslinya ketika pertama beredar di pasaran. Lantas, ponsel jadul apa saja yang dianggap kolektor sebagai barang antik berharga sehingga pantas ditebus dengan harga tinggi?


Nokia 8110

Secara visual, ponsel ini tampak seperti ponsel nokia generasi awal populer pada umumnya. Memiliki ukuran besar, dilengkapi antena, tombol angka, dan layar monokrom. Namun, siapa sangka ia sekarang punya harga yang setara dengan smartphone keluaran baru. Di eBay masih tersedia Nokia 8110 dalam kondisi masih berada dalam kotak tersegel yang dihargai 500 dollar AS (sekitar Rp 6,8 juta). Versi bekasnya dihargai sekitar 55-200 dollar AS (sekitar Rp 738.000 sampai Rp 2,6 jutaan ).

Nokia 8110 pertama kali dirilis tahun 1996. Bodinya yang berbentuk silinder dan setengah melengkung menyebabkan ponsel ini dijuluki "ponsel pisang". Belum lagi desainnya yang dilengkapi dengan penutup tombol model slider buka-tutup membuatnya sebagai ponsel kekinian kala itu. Ponsel ini semakin populer ketika digunakan oleh film The Matrix sebagai properti. Pada salah satu seri Matrix terdapat scene yang memunculkan Neo (Keanu Reves) mengangkat panggilan melalui Nokia 8110 yang berada dalam kotak dengan cara membuka penutup tombolnya.

Motorola DynaTAC

Ponsel ini bisa dibilang "leluhur" ponsel komersial masa kini. Diciptakan oleh pencipta ponsel Martin Cooper kisaran tahun 1973, perangkat ini merupakan telepon genggam pertama yang berhasil melakukan panggilan. DynaTac menjadi ponsel komersial pertama yang ada di pasaran sekitar tahun 1984. Ukurannya yang sebesar batu bata menjadikan ponsel genersi pertama ini dijuluki "Goliath". Ponsel DynaTac yang masih bisa berfungsi ini dihargai sekitar 500 dollar AS (Rp 6,8 jutaan).  Hanya saja, jika dulu digunakan untuk alat komunikasi, sekarang ponsel ini dibeli kolektor untuk melengkapi koleksi pribadi.

Nokia 808 Pureview

Jika ponsel sebelumnya merupakan model populer tahun 90-an atau lebih lama, lain halnya dengan Nokia808 Pureview. Ponsel buatan Finlandia ini merupakan model keluaran tahun 2012. Masih mengadopsi OS Symbian, Nokia 808 PureView dinobatkan sebagai ponsel dengan kualitas terbaik pada masanya. Kameranya memiliki resolusi 41 megapiksel dengan lensa Carl Zeiss dan flash xenon. Nokia 808 Pureview kini masih bisa ditemui dalam dengan kisaran harga 200-300 dollar AS (Rp 2,7 juta hingga Rp 4 juta) untuk perangkat yang masih berfungsi dengan baik.

Samsung SPH-N270

Sama seperti Nokia 8810, Samsung SPH-N270 pertama kali diperkenalkan dalam trilogi film The Matrix, tepatnya sekuel The Matrix, Reloaded. Bentuk fisiknya terbilang unik, berbeda dari ponsel lain. Layarnya tertutup cover yang memuat speaker ponsel (earpiece). Begitu pengguna menekan sebuah tombol untuk melakukan panggilan, penutup tadi akan terbuka dengan gaya pegas sehingga memperlihatkan layar monokrom sang ponsel. Dirilis tahhun 2003, Samsung SPH-N270 kini dijual dengan harga rata-rata mencapai 750 dollar AS (Rp 10 jutaan). Lebih mahal dibandingkan iPhone 8 gres yang dijual sekitar 699 dollar AS (Rp 9,3 jutaan). Banderol tinggi itu antara lain disebabkan keterbatasan unit Samsung SPH-270 yang hanya diproduksi 10.000 unit.

iPhone 2G generasi pertama

iPhone generasi pertama merupakan ponsel keluaran tahun 2000-an yang harganya bisa jauh di atas banderol awalnya dulu. Tak mengherankan, mengingat iPhone bisa dibilang salah satu gawai paling revolusioner yang mengubah dunia smartphone dengan tampilan dan antarmuka full-touchscreen, nyaris tanpa tombol fisik. Apple membanderol iPhone seharga 600 dollar AS saat pertama dipasarkan. Sekarang, harga iPhone generasi pertama bisa mencapai ribuan dollar AS jika masih dalam keadaan tersegel di boks kemasan aslinya.

Motorola Aura R1

Ponsel putar yang dirilis Motorola kisaran tahun 2008 ini merupakan salah satu produk yang unik dibandingkan ponsel manapun. Sebab, bodinya dibuat menggunakan material kelas satu. Konstruksi badan Motorola Aura R1 menggunakan materi stainless steel dan safir. Dengan mekanisme ayun untuk membuka penutup tombol angka dan layarnya yang berbentuk bundar, ia sering disebut mirip dengan jam tangan mewah. Motorola Aura R1 masih bisa ditemukan dengan banderol mahal, mencapai kisaran 1.000 dollar AS (Rp 13,5 juta) atau setara dengan iPhone X model terbaru. Harga itu bisa lebih tinggi lagi untuk Motorola Aura R1 edisi terbatas yang berhias berlian.

Nokia 8800 Arte Carbon

Arte Carbon merupakan salah satu varian ponsel Nokia 8800 yang dibuat menggunakan material premium, seperti stainless steel, serat karbon, dan titanium. Desainnya menggunakan konsep slider dengan tombol-tombol ponsel tertutup cover yang bisa dibuka dengan cara digeser. Karena ini pula, Nokia 8800 sering salah dikira sebagai penerus sang ponsel pisang Nokia 8110. Saat ini, Nokia 8800 Arte Carbon semakin sulit ditemukan. Karena itu, kolektor berani menawarnya hingga 500 dollar AS untuk perangkat yang masih berfungsi. Nokia 8800 Arte Carbon yang masih dalam boks tersegel bahkan bisa dihargai lebih dari 1.000 dollar AS (Rp 13,5 juta).
Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 ArticleCrown